sejarah awal po sudiro tungga jaya
SETANGSETIR.COM, PO Agam Tungga Jaya lahir di Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur. Sebelum akhirnya menjadi PO yang telah sukses seperti sekarang.
Sejarah PO Agam Tungga Jaya
Dibawah kepemilikan Bpk H. Aris Rusman dan kemudian dikelola oleh anaknya yaitu Ki Agus Muhammad Syidik yg masih berusia 25 Tahun, cerita kesuksesannya dimula dari sini.
Berawal dari sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penyaluran bahan bakar dengan menggunakan kendaraan truk di Surabaya.
Kemudian, seiring dengan berjalannya waktu mulailah tahun 2014, PT yang berkantor di Desa Suratmajan Maospati ini mulai mengembangkan sayapnya dengan membuka usaha bus pariwisata.
Hanya bermodal 2 unit armada minibus yaitu Mitsubishi canter dengan body Scorpion kid buatan karoseri Tentrem. Selain itu juga mengoperasikan Isuzu ELF long body buatan karoseri Adi Putro.
Awal mulanya Agam Tungga Jaya berhasil membeli 3 unit big bus dari Subur Jaya Rembang.
Dimana ketiganya menggunakan bodi New Super Jetbus2 HD (High Deck) buatan karoseri Adiputro Malang.
Kelahiran Sudiro Tungga Jaya
Kesuksesan dalam divisi pariwisata tak membuat owner dan managemen berpuas hati. Menjamah ke bus reguler malam akhirnya menjadi pilihan. Lahir dengan nama baru Sudiro Tungga Jaya atau biasa disingkat STJ.
Dari bisnis pariwisata ke bus reguler nyatanya mudah bagi Agam Tungga Jaya, kisah lain yang mengingatkan dari pariwisata ke layanan bus malam yaitu ada PO Laju Prima.
Pertengahan tahun 2017 yakni tepatnya bulan Juni, STJ membuka dua trayek reguler. Trayek AKAP reguler tersebut jurusan Ponorogo – Ciledug PP dan Ponorogo – Bogor PP.
Pada akhir bulan Agustus 2017 PO Sudiro Tungga Jaya membuka jalur yang ketiga yaitu jurusan Ponorogo – Jakarta PP.
Melayani kelas eksekutif dengan total jumlah tempat duduk untuk penumpang sebanyak 32 kursi. Dilengkapi dengan recleaning seat, bantal, selimut, servis makan, snack, WiFi dan toilet serta hiburan LED TV.
Untuk armadanya yaitu menggunakan body Jetbus 2+ SHD, Jetbus 3+ SHD dari Karoseri Adi Putro Malang dan Zeppelin G3 HDD buatan Gunung Mas Madiun.
Beberapa bulan lalu juga menghadirkan salah satu bodi jebolan Karoser Adiputro bermodel Jetbus 3+ UHD, pemberangkatan awal mulai tanggal 18 Juni 2019 dari Sragen dan tanggal 19 Juni 2019 dari Pondok Cabe.
Sedangkan untuk chassisnya sendiri, menggunakan chassis bus buatan Hino dengan tipe Hino R260 atau yang biasa disebut RK8, dan Hino RN 285. Selain itu juga punya mesin Scania dengan seri K360.
Meski baru terhitung 2 tahun, namun STJ telah sukses, dibuktikannya dengan banyaknya peminat bus ini, terlebih dengan jargon Elkusla yang membuming ini.
Elkusla sendiri merupakan kepanjangan dari Eling Kuat dan Slamet atau dalam bahasa Indonesia berarti Ingat, Kuat dan Selamat ini terkenal dengan kecepatan dalam menempuh jarak menembus kota-kota di pulau Jawa.
Armada Bus PO Agam Tungga Jaya
Untuk urusan pemilihan bodi dan mesin, keduanya dalam hal ini Agam dan Sudiro sama sama bisa dibilang memiliki highendclass. Menggunakan bodi terbaru dan juga didukung mesin-mesin yang handal.
Keduanya memiliki livery atau corak yang sama, dengan menghadirkan warna yang beragam, mulai merah, ungu, hijau, kuning, jingga hingga hitam putih pun nampak elegan.


Armada Bus Sudiro Tungga Jaya
Masih dalam satu kesamaan yakni menggunakan bodi dari Karoseri Adiputro, dari Jetbus 2+, Jetbus 2+ SHD, Jetbus 3+ SHD, Jetbus 3+ UHD dan baru baru ini menggunakan Avante H9 dari Karoseri Tentrem.


Hadir pula dengan model Jetbus3+ UHD jebolan Adiputro bermesin Scania K410 dengan warna putih dan dihiasi livery khas berwana biru.

Bulan Agustus 2019 kemarin, tak hanya dari keluarga Adiputro, Sudiro Tungga Jaya juga menambah anggota baru dari Karoseri Tentrem, hadir dengan model Avante H9, bermesin Hino Rk8-R260 Air Suspension.

Trayek Bus STJ
Seri A : Semarang, Salatiga, Boyolali, Kartosuro, Solo, Masaran, Sragen, Ngawi, Maospati, Madiun, Ponorogo
Seri B : Semarang, Pintu Tol Salatiga, Suruh, Karang Gede, Kelngo. Kacangan, Gabugan, Mungkru, Sragen, Ngawi, Maospati, Madiun, Ponorogo
Seri C : Semarang, Bawen, Ungaran, Salatiga, Boyolali, Kartosuro, Solo, Karanganyar, Karangpandan, Matesih, Tawang Mangu, Cemoro Sewu, Sarangan, Plaosan, Magetan.
Seri D : Semarang, Boyolali, Kartosuro, Solo, Masaran, Sragen, Ngawi, Maospati, Madiun, Ponorogo
Seri G : Semarang, Ungaran, Boyolali, Kartosuro, Solo, Karanganyar, Matesih, Tawang Mangu, Sarangan, Plaosan, Magetan
Jalur 3 : Solo, Wonogiri, Ngadirojo, Jatisrono, Purwantoro
Jalur 4 : Solo, Wonogiri, Giriwoyo
Fasilitas STJ
Konfigurasi seat 2-2, Reclining Seat, Servis Makan, Snack, Bantal, Selimut, Tpilet, LED TV dan Free WiFi.
Alamat dan Nomor Telepon Kantor Pusat PO Agam Tungga Jaya
Jl. Raya Solo No.125, Surat Majan, Suratmajan, Kec. Maospati, Kabupaten Magetan, Jawa Timur 63392
(0351) 867814
Nah itu dia sejarah dan profil singkat PO Agam Tungga Jaya, semoga dapat bermanfaat, dan jika ingin menambahkan informasi silakan tuangkan dalam komentar.
Sumber: Ayonaikbis.com
Komentar
Posting Komentar